Change your life, Just Be Teacher of The World
TopBottom

Indeks: insyaAllah untuk share? berbagi? berteman? YM chat yuk di : tombrofish@yahoo.com .

Karena Kau Sudah Cantik

Posted by Tombro Fish at
Share this post:
Ma.gnolia DiggIt! Del.icio.us Yahoo Furl Technorati Reddit

Sekitar 20 tahun yang lalu, sepasang suami itu masih menunjukkan kekuatannya, yang wanita seorang yang cantik serta baik hati, walaupun hanya tamatan SD serta pernah mencicipi Sekolah Rakyat (SR) dan beberapa bulan mengenyam SMP dia bukan perempuan teramat bodoh. Bukan keinginannya untuk tidak bersekolah, namun saat itu situasi yang membuatnya harus menuruti kehendak orangtua. Sebagai anak keempat dari 10 bersaudara (bahkan sebenarnya menurut orangtuanya–mereka seharusnya 12 bersaudara,sayang 2 diantaranya meninggal sebelum sebelum mencicipi dunia–)
Dan si perempuan tadi diamanahi menjaga serta mengurus adik-adiknya yang masih kecil. Terlebih setelah ayahnya meninggal, tinggal dia bersama kaka-kakanya yang lain membantu ibu mereka. Tentu saja, tahun-tahun tersebut merupakan hal-hal yang sulit. Untuk menafkahi keluarga sang ibu pun berjualan, dan anak-anaknya termasuk perempuan tadi ikut menjajakan keliling kue-kue hasil jualan. Ya, menjajakan keliling, tidak ada tempat baik itu warung apalagi toko untuk menjual kue-kuenya. Walaupun terkadang perempuan ini cukup dirumah saja, membantu ibunya membuat kue.

Selain itu, hari-harinya memang disibukkan dengan mengurus adik-adiknya yang masih kecil, menemani mereka, menjaga serta mengajarkan membaca Al Quran.
Begitulah rutinitas sehari-harinya.
Tak pernah lagi terwujud keinginannya menggapai cita-cita layaknya wanita masa kini,sampai suatu hari, sang ibu merasa ia sudah waktunya tuk berkeluarga.
Kebetulan disaat yang sama ada orangtua yang merasa anak laki-lakinya sudah cukup waktu tuk berumahtangga. Mereka mengenal seseorang yang memiliki putri yang belum menikah pula. Suatu saat diajak anak laki-lakinya berkunjung ke rumah kawannya, si laki-laki kemudian melihat seorang gadis yang sedang mengajarkan mengaji ke adik-adiknya. Disitulah awal perjumpaan mereka. Sampai akhirnya keputusan menikah mereka ambil.
Merekalah sepasang suami istri itu.
Tahun-tahun berlalu. Banyak hal terlampaui, pahit, manis,sedih, bahagia, susah, senang jadi bagian yang disyukuri.
Kini terlihat jelas diwajah keduanya,gurat-gurat usia menandakan mereka tak muda lagi.
Suatu hari,si istri menyadari dia tak muda lagi, layaknya istri-istri lain yang ingin tampil menarik didepan suaminya, dia pun menginginkan hal serupa. Mulailah dia mencoba mengatasi dengan menggunakan cara alami, serta mencoba produk-produk kecantikan lainnya. Hingga suatu saat, sang suami menyadari keinginan istrinya. Lalu dia berkata kepada sang istri:”Sudahlah, tak perlu itu..kau sudah cantik bagiku.”
Ya, karena cinta dia bisa menjadi cantik. Dan bukan hanya sekali, pujian itu kerap terdengar tuk sang istri, walaupun sungguh sang istrinya tak muda lagi.
Dan masih saja bisa terlihat mereka pergi bersama, jalan berdua berdampingan yang sesekali membuat iri pasangan lain terutama kawan-kawan mereka.
Begitulah mereka, berusaha untuk saling menerima satu dengan yang lain.
Dan mereka itulah kedua orangtuaku.
Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmatNya kepada keduanya dan mempersatukan mereka dalam jannahNya kelak. Amiin.

Label: , ,

0 komentar:

Posting Komentar